SABLON KAOS DEPOK


Sablon kaos depok

Bisnis Sablon semakin populer di Indonesia, setiap daerah pasti mempunyai tempat Sablon terdekat begitu juga untuk daerah depok. Sablon kaos depok yang berlokasi di JL. PEKAPURAN, GG. TARUNA BHAKTI, NO. 43, RT. 02/06, KEL. CURUG, KEC. CIMANGGIS-DEPOK. Dengan tenaga ahli yang berpengalaman dan disiplin, Sablon kami dapat menghasilkan produksi yang berkualitas.
Penjahitan yang bagus serta bahan kaos yang juga berkualitas yang menjadikan hasil produksi kami maksimal. Tidak hanya itu, Sablon Kaos depok juga sangat menjunjung tinggi kepuasan pelanggan karena jika pelanggan puas, maka tempat Sablon ini pun juga semakin dipercaya masyarakat. Untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat tersebut, siap melakukan yang terbaik untuk hasil konveksinya.

Untuk info menengenai pemesanan jasa Sablon kami bisa mengubungi kami di WA : 0813-1808-0145  / 0813-1808-0145 | BBM: D0F33CCD | email: konveksii@gmail.com. Berikut adalah beberapa hasil produksi kami:

jasa-sablon-kaos

BERBAGAI JENIS BAHAN KAOS

kaos sangat diminati oleh banyak orang dan semua lapisan masyarakat karena praktis dan nyaman saat digunakan. Tak hanya itu, dengan mengenakan kaos seseorang akan merasa lebih rileks soal situasinya. Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih mengenakan kaos dan pertimbangan itu tergantung pada masing-masing individu. Selain alasan di atas, alasan lain mengapa kaos lebih disukai karena lebih kece dan santai dan cocok bila dikombinasikan dengan apapun. Namun, untuk membuat kaos ada beberapa bahan kain dasar yang perlu Anda ketahui untuk meningkatkan pengetahuan kita dan tentunya juga menjadi referensi jika Anda ingin membuat / membeli kaos baik individu maupun dalam jumlah banyak. kaos sablon menerima pesanan kaos Anda dengan hasil produksi sesuai dengan harapan Anda.

Bahan kaos yang bagus enak digunakan, tidak pudar, bisa menyerap keringat, halus dan sebagainya. Semakin baik kaos, semakin mahal harganya. Setiap kaos juga dijual di pasaran. Bahan kaos pertama yaitu teteron cotton (TC) adalah jenis bahan kaos yang memiliki kemampuan menyerap meski tidak terlalu tinggi. Bahan ini juga biasanya sedikit panas dalam tubuh namun ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh TC ini tidak mudah diregangkan dan harganya juga tidak terlalu mahal. Selain itu, kaos lain adalah 100 persen Cotton Carded. Bahan ini terasa nyaman digunakan karena terbuat dari serat katun alami. kaos dengan target kelas menengah bawah biasanya menggunakan bahan dasar ini karena harganya tidak terlalu mahal. Kekurangan bahan ini adalah merenda yang tidak merata dan serat yang kurang halus. kaos sablon menyediakan semua jenis bahan dasar, yang kemudian dikembalikan ke permintaan pelanggan.

kaos sablon tentu saja juga menyediakan kaos dengan bahan lain seperti Cotton Combed 100 persen. Bahannya paling berkualitas diantara yang lain dan yang paling mahal karena lebih halus dan rata. Karakteristik kain ini juga bagus dan bisa dikatakan hampir sempurna yang nyaman digunakan, tidak panas, memiliki daya serap tinggi, dan juga tidak mudah pudar. Cotton Combed memiliki berbagai varian atau kode yaitu 20s, 24s, 30s dan seterusnya. Semakin tinggi kodenya, semakin baik kualitas dan harganya juga lebih tinggi.

kaos lain yang perlu Anda ketahui adalah kaos PE atau poliester. Bahan ini terasa panas jika digunakan karena tidak bisa menyerap keringat. Bahan poliesternya terbuat dari serat sintetis. Dengan demikian, kaos dengan bahan ini kurang nyaman jika digunakan terutama jika ingin lebih rileks. Selain itu, ada juga bahan yang kaos Hyget cenderung tipis karena terbuat dari plastik. Dengan kualifikasi seperti itu, harga Hyget juga murah. Kursus sho depok layar menghasilkan kaos dengan bahan dan kualitas yang baik. Tapi itu juga disesuaikan dengan permintaan konsumen. Untuk itu, berbagai bahan bisa menjadi kaos jika ingin memesan kaos melalui sablon berkualitas di sablon Tengerang.

HARGA DAN TOKO PENJUALAN SABLON DEPOK

Sablon sablon depok tidak sembarangan dalam menetapkan harga. Harganya pasti disesuaikan dengan kualitas bahan baku yang meliputi kaos. Semakin baik bahan dasarnya, semakin tinggi harganya. Tapi jangan khawatir karena harga - harga di layar Sablon masih terjangkau. Harga juga disesuaikan dengan model kaos, apakah baju itu panjang atau lengan pendek. Motif kaos juga menjadi pertimbangan, apakah polos atau masih perlu dalam bordir dan di sablon. Konveksi ini siap memproduksi semua model kaos.

Untuk harga kaos polos,  sablon depok ini berkisar antara 30.000 untuk kaos dewasa. Jika kaos dengan lengan panjang, maka dapatkan harga tambahan sekitar 5.000 sampai 10.000. Harganya masih terbilang murah dan cocok dengan budget yang terbatas. Meski harganya murah namun kualitas jahitannya tetap bagus karena penjahit yang ada sudah berpengalaman dan mendapat pengawasan yang baik. Karena tempat sablon ini tidak hanya menghasilkan kaos dewasa, kaos anak juga diproduksi dengan harga Rp. 25.000 untuk kaos jumper anak-anak. Dengan demikian, kaos untuk keperluan apapun bisa menggunakan layanan Sablon ini. layanan terbaik akan diberikan untuk kepuasan pelanggan.

Sementara dari sisi penjualan, sablon depok telah menyebar ke semua peloso tanah air karena sudah memiliki klien berbagai kota. Kota-kota seperti Bandung, Solo, Jakarta, Surabaya dan banyak lagi bahkan di luar pulau seperti Kalimantan, Sulawesi juga terjangkau. Penyebaran produksinya adalah karena kepercayaan dari para klien baik dari sisi kualitas kaos maupun dalam hal pelayanan. Layanan harga yang diberikan tetap sama bahkan di luar pulau, namun ongkos kirimnya pasti berbeda karena jaraknya.

JENIS KAOS SABLON DEPOK

kaos shok depok layar menghasilkan berbagai jenis kaos. Salah satu contohnya adalah kaos polos. kaos polos adalah kaos yang tanpa aksesoris dan gambar apapun, hanya dengan kain dan penjahitan. Menjahit yang diaplikasikan pada kaos polos ini pasti tidak diragukan lagi, kencang dan rapi sehingga jahitannya tidak mudah lepas. kaos polos memiliki berbagai jenis seperti kaos baik yang digunakan pria maupun wanita, baik untuk anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua. Dalam semua kategori ini, kaos adalah yang paling mudah digunakan karena mereka membeli bahan pada pemasok terpercaya sehingga telah diuji dan diterapkan pada produk mereka.

Selain kaos polos, Shok depok layar juga memproduksi kaos dengan percetakan sablon.  sablon adalah proses pengeditan kaos yang Anda miliki sebelumnya. Cara mengedit kaos ini sekarang prosesnya lebih mudah karena tidak dilakukan secara manual lagi seperti sebelumnya, tapi dengan sablon. kaos dengan proses ini pasti berkualitas baik, tidak mudah pudar dan nampak lebih mahal. Dengan proses ini, kaos akan memiliki nilai estetika tersendiri yang tidak murah. Bila dibandingkan dengan proses sablon sablon manual kualitas sablon lebih baik dalam hal produksi kaos nantinya.

sablon depok memilih salah satu proses produksi kaos dengan sablon sablon sablon sablon karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan sablon manual. Pertama, sablon lebih kuat. Hal ini bisa dibuktikan saat Anda menyetrika karena kaos dengan sablon akan lebih mudah disetrika dan tidak pudar dan tidak retak meski terkena panas. Kualitas sablonnya sama dengan gambar yang dipesan baik dari segi warna maupun kejernihan gambar. Tidak hanya itu, prosesnya dilakukan lebih cepat sehingga kaos juga cepat terselesaikan sesuai tenggat waktu.


SABLON KAOS DEPOK"Sablon adalah salah satu metode cetak yg memakai layar screen dengan kerapatan tertentu pada kain monil, pada umumnya  basic dari kain monil ini terbuat dari nylon atau sutra. bagian screen ini lalu diberi pola yang salah satunya berasal dari negative desain/klise yang telah dibuat sebelum proses afdrug" Kain ini di bingkai dengan kuat agar menghasilakan layar dan hasil cetakan yang datar. Setelah diberi fotoresis/zat kimia peka cahaya dan disinari, akan terbentuk bagian-bagian tidak tertutup dan tertutup yang bisa dilalui tinta dan tidak. Proses eksekusinya adalah dengan menuangkan tinta di atas layar dan kemudian disapu menggunakan rakel yang terbuat dari karet. Satu layar untuk satu warna. Dalam industri konveksi secara umum pada perkembangannya saat ini, pekerjaan sablon telah dikembangkan dengan menggunakan mesin (digital). Namun tentunya antara sablon manual dan sablon mesin (digital), memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang membuat keduanya memiliki nilai jual yang berbeda. Kedua teknik tersebut dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dari pengguna.
Secara verbal, sablon dapat diartikan sebagai kegiatan cetak-mencetak grafis pada suatu media sasaran cetak (bisa kaos, kertas, plat, atau media lainnya). Dalam perkembangannya sablon yang paling popular adalah yang menggunakan alat berupa saringan, sehingga muncullah istilah cetak saring. Dengan adanya sablon, pekerjaan cetak-mencetak menjadi lebih cepat dan mudah.Cetak sablon merupakan proses stensil untuk memindahkan suatu citra ke atas berbagai jenis media atau bahan cetak seperti :kertas, kayu,metal, kaca,kain,plastik, kulit,dan lain-lain.Stensil tersebut selanjutnya merupakan gambar negatif dari gambar asli dimana detail-detail gambar yang di reproduksi memiliki tingkat keterbatasan terutama dalam memproduksi detail-detail yang lebih halus.adakalanya para perancang grafis melakukan tahapan desain secara langsung pada permukaan alat penyaring yang disebut "tusche" dan kemudian menutup keseluruhansablonan dengan lem.Tusche selanjutnya dicuci dengan bahan pelarut agar diperoleh bagian yang dapat mengalirkan tinta pada permukaan alat penyaring.



Untuk mendapatkan hasil cetak sablon yang sesuai dengan keinginan anda, maka penting untuk mengenal dan menerapkan langkah / tahapan yang benar dalam proses menyablon
1. Tahapan Pra Cetak. Yang termasuk dalam tahapan ini adalah :
Proses Design
Proses ini berkaitan dengan ide atau gagasan anda yang diwujudkan dalam suatu suatu proses pencitraan sehingga ide / gagasan anda tersebut akhirnya memiliki bentuk yang konkret ( biasanya disebut design / artwork ).
Misalkan, anda memiliki sebuah gagasan akan sebuah gambar monyet yang sedang memakan pisang dan anda ingin menambahkan sebuah dialog lucu yang diucapkan oleh monyet tersebut. Pada saat itu, gambaran tersebut hanya ada di benak / imajinasi anda dan belum memiliki bentuk pencitraan yang konkret.
Nah tugas anda selanjutnya adalah mewujudkan gambaran tersebut kedalam bentuk yang konkret, bagaimana caranya ? ada beberapa teknik, misalnya : dengan photography ( mengambil photo monyet yang sedang makan pisang ), dengan gambar tangan ( hand drawing ), dan lain sebagainya.
Pada intinya adalah, proses design mengubah ide / gagasan anda menjadi bentuk yang lebih konkret, yang dapat dilihat oleh semua orang ( kecuali orang buta dan rabun ), dan tujuan akhirnya untuk proses menyablon adalah agar design anda tersebut dapat diolah menjadi Film / Klise Sablon.
Pembuatan Film / Klise Sablon
Sekarang anda telah memiliki design yang siap untuk dicetak, langkah selanjutnya adalah mengolahnya menjadi Film / Klise Sablon.
Proses Stencil / Afdruk
Setelah anda memiliki Film / Klise Sablon, maka saatnya untuk memindahkan gambar / image yang tercetak di film sablon tersebut ke screen, melalui apa yang disebut proses afdruk.
Persiapkan Meja Kerja anda
ini sangat penting sebelum anda memulai proses pencetakan, sehingga saat anda sedang mencetak nanti tidak akan terganggu dengan kegiatan lainnya, misalnya tiba – tiba tinta yang anda gunakan habis, atau anda lupa untuk menyediakan tempat untuk pengeringan media yang baru dicetak, dan lain sebagainya.
2. Tahapan saat Cetak
Saat mencetak yang perlu anda perhatikan adalah penggunaan teknik sapuan rakel yang benar. Karena tugas mencetak sebenarnya sangat sederhana yaitu memindahkan tinta ke media yang diinginkan melalui kain saring / screen.
Selain itu, pelajari sifat – sifat dari tinta cetak yang sedang anda gunakan, karena tidak setiap tinta memiliki karakteristik yang sama. Parameter yang mungkin anda perlu ketahui adalah : kecepatan tinta untuk mengering, biasanya ini menjadi kendala karena tinta yang mengering terlalu cepat di screen akan menghambat proses pencetakan, anda perlu melancarkan kembali pori – pori kain saring / screen yang telah tersumbat oleh tinta yang telah mengering tersebut, karena bila tidak maka hasil cetak tidak dapat terbentuk dengan sempurna.
Catatan : salah satu kelebihan dari tinta plastisol yang digunakan dalam penyablonan t-shirts adalah bahwa tinta jenis ini tidak akan mengering, bahkan bila anda meninggalkannya diatas screen dalam jangka waktu yang lama, karena tinta jenis ini membutuhkan proses curing untuk mengeringkannya.
3. Tahapan Pasca Cetak
Ada tiga hal ( bisa lebih ) yang biasanya perlu anda lakukan setelah anda selesai melakukan pencetakan, yaitu :
Proses Drying
Setiap tinta cetak memerlukan waktu untuk mengering dengan sempurna, bahkan bila anda memegang tinta tersebut dan permukaannya anda rasa telah mengering, belum tentu tinta tersebut telah kering dengan sempurna, oleh karena itu penting untuk mengenal karakteristik tinta cetak yang anda gunakan. Untuk proses ini anda dapat melakukannya dengan melalui proses alami ( penjemuran – cukup diangin –anginkan saja ) atau dengan bantuan mesin ( kipas angin, blower, dsb. ).
Proses Curing
Proses ini memerlukan alat – alat yang khusus untuk dapat mengeringkan jenis – jenis tinta tertentu. Seperti misalnya tinta jenis plastisol yang perlu melalui proses pemanasan dalam temperatur yang sangat panas ( sekitar 143 – 166 0 C ), biasanya dengan menggunakan mesin conveyer atau flash heater. Untuk Tinta Karet / GL / Rubber, juga memerlukan proses curing, dengan menggunakan mesin hot press yang dapat diatur panas temperaturenya ( sekitar 110 – 130 0 C ).
Note :
Banyak praktisi sablon yang sering mengabaikan atau tidak melakukan proses ini dengan cara yang benar, sehingga mengakibatkan buruknya mutu hasil cetak. Bila hasil cetak / print ternyata pecah – pecah, luntur, pudar, dsb., mungkin ada yang salah dengan tahapan pengeringan atau curing yang anda lakukan.
Proses Burning / Pengopenan
Ada jenis – jenis tinta tertentu yang membutuhkan treatment seperti ini, pada dasarnya proses ini membakar / memanggang tinta tersebut sehingga mencapai titik pengeringan yang sempurna.



TINTA SABLON


a. Rubber (bahan berjenis karet)
yg paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. UNtuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama.
b. Pigmen (cat jenis cair).
Sorry bukan, ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam kain.
c. Plastisol
Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan sinar infra merah.
d. Glow in the dark
Cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol.
e. Reflektif
Cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M.
f. Discharge
Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan.
g. Flocking
Cat dengan bentuk jadi seperti beludru.
h. Foam atau cat timbul
Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.
MENGENAL PERALATAN SABLON

Sebelum kita tau tentang teknis proses menyablon, lebih dahulu kita kudu kenal beberapa peralatan dan perlengkapan yang penting dalam sablon.
PERALATAN INTI YANG KITA BUTUHKAN BESERTA PENJELASANNYA.

1. Film sablon.
Bisa dikatakan model gambar/desain/tulisan yang bakal kita tuangkan dalam obyek sablon (kaos, kertas, plastik, karton, dsb. Film ini dibikin melalui desain komputer yang diprint pake tinta laser (sebenere pake tinta printer biasa siy bisa aja, tapu hasilnya kurang bagus/tajam). Desain sablon kebanyakan dibikin pake Corel ataupun Adobe.
2. Screen
media yang dipake untuk mengantarkan tinta sablon ke obyek sablon. Bentuknya balok yang disusun persegi empat kemudian dipasang kain khusus. Ukurannya bermacam-macam, misalnya ada screen yang berukuran 30×40cm, 20×30 cm, sampe ada screen ukuran “raksasa” yang biasa dipake wat bikin spanduk.
3. Rakel
temennya Screen, gunanya untuk mengkuaskan tinta sablon yang ada di Screen supaya tercipta gambar di obyek sablon. Bahannya dari karet yang diberi pegangan kayu memanjang.
4. Tinta sablon
Bermacam-macam jenis dan nama tinta bergantung dari sablonan apa yang mo kita bikin. Tinta yang buat sablon kos aja ada banyak macamnya. Ada juga tinta sablon kaos yang bisa bikin timbul setelah kita setrika.
5. Cairan-cairan pencampur.
Ni gunanya wat mencampurkan tinta agar sesuai dengan tingkat kekentalan and warnanya. Bisa cairan M3, M3 Super, tinner, minyak tanah, dan sebagainya.
6. Meja sablon.

Tentunya kalo kita mo nyablon perlu meja sablon buat ngletakin obyek sablonannya. Meja sablon ini terbuat dari rangka besi ato kayu. Di bagian atas adalah kaca transparan, dan dibawahnya diletakkan lampu neon agar bisa terlihat jelas saat menyablon.
7. Hair dryer.

Jangan kira alat ini cuman dipake di salon aja. ini berguna untuk mengeringkan sablonan, apalagi pada saat musim hujan yang jarang ada sinar matahari terik.
8. Lampu Neon
temannya meja sablon. Diletakkan di bawah kaca meja yang ditempel dengan rangka besi ataupun kayu.
9. Tempat penjemuran.
Ini bisa berupa kayu panjang berukuran 1,5 meter untuk tempat menjemur kaos yang sudah disablon agar cepat kering. Jumlahnya tergantung banyaknya kaos yang disablon. Peran sinar matahari terik sangat dibutuhkan agar proses pengeringan lebih cepat.
10. Beberapa peralatan pendukung.
Seringnya kita lebih banyak membutuhkan beberapa peralatan pendkung agar menyablon lebih mudah dan cepat. Banyak perlatan yng kadang tak terpikirkan malah bisa mmebantuk proses menyablon ini.
JENIS JENIS SABLON

• Sablon Rubber……………………: lebih di kenal dengan nama sablon karet, sifatnya elastis
• Sablon Pigment………………….: sablon menyatu dengan bahan
• Sablon Superwhite……………..: mirip dengan sablon pigment, tetapi superwhite sedikit lebih tebal
• Sablon GL…………………………..: bersifat elastis dan paling banyak di gunakan
• Sablon Flocking Beludru……: sablon timbul yang di lapisi beludru
• Sablon Foam/Timbul…………: bisa dari pasta GL, Rubber, atau plastisol
• Sablon Foil………………………..: jenis sablon yang menggunakan kertas berbahan logam
• Sablon Gliter…………………….: sablon denganmenggunakan tinta yang di campur serbuk
Sablon GLITER,
Sablonan yang memakai tinta berupa campuran serbuk, ada yg halus ada yg kasar, makin kasar makin renggang pula jenis screen yg digunakan.
Sablon FOIL,
Sablonan dengan menggunakan bahan kertas logam, hmm kaya foil yg ada di undangan2 gitulah.
Sablon High Density,
Sablonan timbul dari jenis plastisol. Kalo dirubber disebutnya Foam (timbul busa) Kalo high density timbulnya bener2 kotak presisi sedang foam timbulnya melengkung
Sablon High Frequency tuch apa? Ha, apa pla ini bah? gw belon tau, tapi kalo dari namanya mungkin sablon dengan cat plastisol yg memakai raster2 kecil, makanya disebut high frequency abis rasternya rapat banget (plastisol bisa 55 sampe 60 pdi (dot per inch))
Sablon Aspal, Salah satu jenis plastisol. Bentuk jadinya ya kaya aspal,… item (warna laen ada ga yaa) dan rada2 kasar dan agak mengkilat gitu,….
JENIS-JENIS TINTA SABLON

Tinta diatas bahan kaos terdiri dari 2 jenis tinta, yaitu tinta yang berbasis air atau waterbase inks dan tinta yang berbasis minyak atau solvenbase. Tinta solvenbase sering disebut dengan istilah plastisol.
JENIS TINTA SABLON WATERBASE
TINTA RUBBER:
Tinta ini digunakan khusus untuk sablon diatas kain gelap. Sebab tinta ini bersifat pekat, dapat menutup permukaan warna kain dengan baik. Tinta rubber umumnya digunakan untuk underbase, underbase sendiri difungsingkan sebagai penutup warna kain sebelum penyablonan warna-warna diatasnya. Tinta rubber sendiri dibagi menjadi dua jenis untuk dua fungsi kegunaan. Jenis pertama adalah tinta rubber white yang digunakan untuk underbase/dasar, bisa juga digunakan untuk mendapatkan warna-warna pastel/muda. Jenis kedua adalah rubber color yang digunakan untuk pencampuran warna-warna tua. Untuk mendapatkan warna putih yang bersih dan cemerlang, campurkan tinta rubber white dengan sedikit pigmen/pewarna berwarna nila atau ungu.
TINTA TRANSPARAN:
Umumnya disebut dengan coating, karena dapat difungsikan sebagai pelapisan hasil sablon, sehingga hasil sablon lebih cemerlang atau mengkilap. Tinta ini memiliki bentuk seperti tinta extender yang transparan, tetapi memiliki kandungan yang lebih kuat atau lebih keras. Tinta ini baik sekali untuk teknik penyablonan separasi empat warna dengan terlebih dahulu memberikan rubber white pada permukaan bahannya.
TINTA EXTENDER:
Tinta in bersifat transparan, hanya cocok untuk penggunaan diatas bahan putih atau bahan-bahan berwarna terang. Sifat dari cat ini adalah menyatu/menyerap pada bahan.
TINTA SUPER WHITE:
Tinta ini hampir sama jenisnya dengan tinta rubber, terdiri dari dua jenis yaitu white dan color. Tinta ini sifatnya lebih mendekati tinta extender yaitu menyatu dengan bahan dan transparan, serta dapat disablon diatas dasar bahan berwarna gelap.
TINTA PUFF/TIMBUL:
Tinta ini terdapat pada kedua jenis tinta baik underbase maupun plastisol. Tinta ini memerlukan pemanasan yang akan mengakibatkan tinta ini mengembang dengan efek timbul.
TINTA SOLVENBASE/PLASTISOL:
Tinta ini berbahan dasar PVC dan harganya cukup mahal serta membutuhkan peralatan khusus untuk pengeringannya. Sebab tinta ini tidak dapat kering dengan sendirinya seperti tinta waterbase pada umumnya. Untuk dapat kering dengan baik, tinta ini memerlukan suhu mencapai 160 derajat celcius serta membutuhkan beberapa peralatan seperti conveyor curing dan flash curing. Setelah pengeringan dengan benar, tinta plastisol ini memiliki daya rekat yang sangat baik. Tinta ini sering digunakan untuk menciptakan efek-efek yang menakjubkan seperti high density. Dan t-shirt yang menggunakan tinta plastisol selalu diberi peringatan ”Do not iron on design”, sebab tinta ini akan meleleh jika terkena panas secara langsung dari setrika.
JENIS TINTA PLASTISOL:

TINTA ALL PURPOSE:
Tinta ini berbentuk transparan, bersifat seperti extender pada tinta waterbase. Sebab tinta ini hanya baik digunakan pada kain berwarna putih atau terang.
TINTA HIGH OPACITY:
Tinta ini mempunyai sifat seperti rubber dalam waterbase, hanya saja tinta ini mempunyai daya tutup yang lebih baik pada permukaan bahan jika dibandingkan dengan tinta rubber. Tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density.
TINTA ATHLETIC PLASTISOL:
Tinta ini bersifat lentur atau elastis sehingga sangat cocok untuk penyablonan diatas kain polymesh, spandex atau kain dengan motif berlubang-lubang.
CORK BASE:
Berjenis plastisol, tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density yang akan menghasilkan efek seperti busa atau gabus. Tinta ini memiliki kelenturan dan fleksibelitas yang tinggi sehingga cukup baik untuk penyablonan diatas bahan yang memiliki kelenturan tinggi seperti bahan Spandek dan Rib. Tinta ini juga tidak diperbolehkan untuk di dry clean, bleach atau disetrika.
SHIMMER GOLD & BASE:
Tinta dari jenis plastisol ini diformulasikan untuk menghasilkan warna seperti metalik. Tinta ini berbentuk pasta dan siap pakai. Tinta ini sangat baik digunakan untuk heat transfer, baik itu cold peel maupun hot peel. Sangat baik digunakan pada kain knitting, cotton, polyster dan rayon. Tidak disarankan untuk pemakaian pada kain jenis nylon atau lycra.
HIGH DENSITY CLEAR:
Tinta yang bersifat transparan, tinta ini menghasilkan efek sablon yang mengkilap dan terkesan basah.
WILFLEX LUNA CLEAR:
Tinta plastisol transparan yang tidak terlihat dengan sinar lampu biasa, akan muncul jika terkena sinar ultraviolet.
NATURAL SUADE:
Tinta plastisol yang menghasilkan efek kulit yang sangat lembut.
JENIS CAT DAN TEKNIK LAINNYA:

YELLOW SPARKLE:
Bubuk yang diformulasikan untuk menimbulkan kesan berkelip-kelip, serta memiliki tampilan yang glosy. Untuk mencetak bubuk ini, sebelumnya harus mencetakkan tintaplastisol sebagai dasar sekaligus sebagai perekat bubuk ini.
FOIL TRANSFER:
Aluminium foil dalam bentuk lembaran seperti kertas. Selain warna silver dan gold, foil juga tersedia dalam macam warna dan motif. Untuk media tempelnya foil ini membutuhkan lem khusus.
FLOCK:
Teknik sablon yang menghasilkan efek cetakan seperti beludru. Terdapat dua jenis flock, bubuk dan lembaran. Untuk lembaran membutuhkan lem khusus sebagai media perekatnya.
SUGAR PRINTING:
Aplikasi sablon yang berbentuk bubuk transparan mirip gula pasir.
GLOW IN THE DARK:
Berbentuk serbuk yang menyerap dan memantulkan sinarnya kembali didalam ruangan gelap.
REFLECTIVE POWDER:
Serbuk yang dapat memantulkan sinar jika terkena cahaya lampu atau sinar matahari.
DISCHARGE AGENT:
Adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencabut warna dasar kain, sehingga warna bahan menjadi putih/grey. Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, bahan pewarna  kainnya harus dipilih dengan yang dischargeable.
DISTRESSED atau VINTAGE:
Teknik inovasi grafik dengan membuat tekstur sehingga gambar terlihat pecah-pecah dan terlihat usang/kuno.
SHATTER BASE:
Jenis tinta untuk menciptakan kesan pecah (crack). Tinta ini diciptakan agar mudah pecah saat mengering dan untuk pengeringan membutuhkan flash curing.
ROCK BASE:
Teknik high density menggunakan tinta rock base untuk menghasilkan cetakan dengan permukaan kasar seperti batu.
SUBLIMATION TRANSFER:
Gambar yang dicetak diatas kertas transfer, yang kemudian ditransfer ke kaos menggunakan hotpress. Sublimation transfer umumnya terbagi dalam menjadi dua jenis, hot peel dan cold peel.
HOT PEEL:
Gambar yang diprint diatas kertas transfer.
COLD PEEL:
Kertas transfer yang berisi gambar jadi dengan berbagai jenis pilihan. Jenis cold peel ini jika diaplikasikan diatas kain kaos akan menghasilkan tekstur seperti tinta rubber, dan dapat diaplikasikan diatas dasar bahan terang maupun gelap. Sebab dalam pembuatannya cold peel menggunakan tinta plastisol.
RHINESTONES HEAT PRESS:
Aplikasi yang digunakan untuk dekorasi dalam garmen, mempunyai beragam nama sesuai dengan bahan yang digunakan, anatara lain nailheats, rhinestones dan swarovski crystals. Cara pengaplikasiaannya hanya dengan memanaskannya dengan mesin hot press pada suhu 160 derajat celcius selama 10 detik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar